Kenapa gw nulis pertanyaan ambigu seperti diatas? No, bukan karena Cowok gw pelit, gw ga bahagia sama dia, nggak! Dia nggak gt orangnya. Kita bahagia, krn jawaban kalian semua masih Kita laksanakan dengan baik, mengerti kondisi satu sama lain, menghargai, selalu give and give, biar nggak berat sebelah.
Nah kenapa gw bisa nanya Hal itu? Karena kemarin gw baru ngeliat berita yang isinya "suami memcekik istri sampai mati karena istri mengeluh suami Tak mampu bahagiakan istri" jadi pas suaminya di wawancara, Gw ngeliat lakinya itu Kaya tertekan bgt, psikisnya udah kena karena istrinya banyak nuntut Dan berkali2 bilang dia nggak bahagia karna lakinya gapunya duit, Dan sekalinya punya duit istrinya selalu ambil duitnya Dan bilang "duit suami ya duit istri, duit istri ya duit istri" Dan dari situ lah sang suami kalap Dan membekap muka istri dengan bantal Dan tambang yg dililit keleher istri. Hmm..
Ditambah lagi beberapa Hari ini gw ketemu langsung dengan wanita2 yang penuh statement "ih buat apa punya pacar yang masih kuliah, nggak Ada duitnya", "orang mah pacaran sm org yang lebih tua biar ngalir mulu duitnya", "jadi cewek mah kudu pinter minta duit laki" Dan ketika mereka ngomong ky gt gw cuma bisa ketawa2 Aja, Dan mikir, kok bisa yaa? Ditambah lagi, gw liat langsung depan Mata gw Ada cewek ngomelin cowoknya karena si Cowok nggak ngasih duit jajan si cewek yang mau kerja. Paham Kan? Jadi si cewek kerja, Dan si Cowok masih kuliah. Hmm:) disitu gw ngeliat kasian bgt jadi si cowok.
Nah inti permasalahannya, Mari Kita tengok dari perspektif berbeda, dengan pertanyaan "Apakah Cowok akan lebih bekerja keras jika pasangannya banyak nuntut?" Dan "Apakah Perempuan yang tidak banyak menuntut itu normal?".
Cowok :
"Siapa sih yang nggak mau bahagiain pasangannya. Pasti mau lah, tapi liat Sikon, kl Gua udah punya penghasilan sendiri pasti Gua gak akan sungkan buat ngasih dia Dan kl nggak banyak nuntut malah rasanya pengen Gua bahagiain terus".
Cewek :
"Normal, Sebenernya tergantung lakinya juga si dew, kl itu lakinya udah mapan/kerja ya mungkin kita bisa anteng2 aja yakan tp kalo dianya aja masih minta ortu kadang kan kita gak tega juga ya wkwk jadinya ya bayar aja deh sendiri2"
Dari Dua jawaban terpilih ini, Ada 2 kesamaan yang jelas antara 2 opini laki-laki Dan Perempuan, "Sudah kerja". Wanita akan lebih berani mengutarakan keinginannya jika laki2nya sudah bekerja, Dan laki2 yang sudah kerja tidak akan sungkan mengasihi apa yang Perempuannya mau. Okay deal? Jadi dengan alasan "sudah kerja"/ punya uang dengan hasil sendiri Adalah kuncinya. Lalu bagaimana dengan status yang cuma "pacaran"?
Ya Kita ulas satu persatu, status hubungan "berpacaran" bukanlah jawaban utama, kamu bisa miliki "benda2" di Pasangan mu seutuhnya. Karena menurut gw pacaran Adalah masa2 di Mana banyak penilaian dari setiap individunya, entah kamu atau si dia. Jadi kalau kamu terlalu minta ini itu bisa-bisa nama kamu yang jelek karena dianggap terlalu memanfaatkan atau biasa disebut matre. Kedua, dari segi orang terdekat entah teman/orang tua Pasangan mu,akan menilai kamu buruk jika Ada perubahan sikap dari anak atau temannya, contoh biasa jajan 50rb perhari jadi 200ribu perhari buat ngasih makan kepacarnya. Dan point ketiga, kalau Cowok kamu mampu membiayain seluruh keinginan kamu, Ada kemungkinan si Cowok minta "give" lebih loh ke kamu. Nah ini yang bahaya, okay Aja kalo udah siap mental, kalo belum(?) Kan repot.
Catatan tahunan komnas Perempuan tahun 2019 menyebutkan bahwa "meningkatnya pengaduan kasus Kekerasan dalam pacaran ke institusi pemerintah (1750 dari 2073 kasus). Bentuk Kekerasan tertinggi dalam relasi pacaran ini Adalah Kekerasan seksual" Dan lebih parahnya "relasi pacaran Adalah relasi yang Tak terlindungi oleh hukum, sehingga jika terjadi Kekerasan dalam relasi ini, korban akan menghadapi sejumlah hambatan dalam mengakses keadilan" dengan dalih "sama-sama suka". Hmm
Data selengkapnya
https://drive.google.com/file/d/1bTkH4T8YyJ9qmA88Nkeu9-BuWpiiiaTe/view
Hingga saat ini orang terdekat masih menjadi pemicu utama Kekerasan Dan pelecehan pada perempuan. Kekerasan yang diakibatkan, karena terganggunya psikis laki-laki entah itu karena tuntutan yang terlalu berlebihan dari si Perempuan (seperti kasus pasutri), perselingkuhan atau ketidakpuasan terhadap Pasangan, sedangkan faktor lain terlahir dari keinginantahuan.
Dan kembali pada pembahasan utama, beberapa teman yang curhat Dan Pengalaman pribadi (kudu siap mental), pada jangka waktu tertentu mereka rela mengeluarkan uang mereka untuk meminta "sesuatu" yang lebih ke pasangannya dan Perempuan pun sungkan menolak jika keinginannya sudah terpenuhi. Bukan begitu? Seperti Ada timbal balik yang sudah melekat dalam naluri sebuah hubungan tanpa sadar jika Kita sudah berada di ranah Kekerasan Dan pelecehan seksual.
Nah, lalu bagaimana pacaran normal untuk sama-sama membahagiakan satu dengan yang lain?
Sebaiknya, Kita Sebagai kaum Perempuan, mengurangi keinginan Kita untuk menuntut ini itu ke Pasangan. Jika Pasangan Kita sudah tertekan dengan hubungan yang dijalani, Gw yakin tidak menutup kemungkinan kekerasan itu akan terjadi.
Dan nggak ada salahnya Kan menjadi Perempuan Mandiri yang mampu punya barang dari jerih payah sendiri, malah menurut gw Pasangan mu akan lebih menghargai Dan lebih menyayangi kamu yang bisa hidup Mandiri. Dan secara tidak sadar pula dengan kamu mampu berdiri sendiri, kamu sudah mengurangi kasus Kekerasan Perempuan lho. Kalo kalian nggak mau jadi sasaran Kekerasan, lebih baik Kita minimalisir dengan, menjadi "wanita sederhana yang memiliki kekayaan ilmu dan keluasan hati" seperti kata Diera Larasati.
Dan untuk laki-laki, Saran ku jika Perempuan mu sudah berani memperlakukan seenak jidatnya, beberapa Kali dibilangin tetep ngeyel, lebih baik tinggalin deh. Kamu nggak butuh Perempuan yang banyak nuntut Kaya gitu. Masih pacaran Aja dia nggak ngerti kondisi kamu, gimana kalo udh dijenjang yang lebih serius? Jangan merusak psikis kamu dengan menyimpan Perempuan yang (katanya) kamu sayangi itu yaa. Cuma nambah beban Aja hehe..
Yuk putus rantai Kekerasan dengan saling mengerti Dan memahami setiap kondisi Pasangan masing2!



Komentar
Posting Komentar