Hai..
aku kembali..
tapi aku bukan dia
bahkan jika kamu memanggil namaku, aku akan berteriak.
apakah aku depresi?
tidak. aku hanya belum siap
aku ingin terus tertawa
aku ingin terus memandang kawanku menghisap tembakau
dan menertawai ia yang muntah karna minuman.
apakah aku akan hilang dari peradaban 2 tahun kedepan?
bahkan aku takut memulai kehidupan.
bagaimana semua bisa seperti ini.
Hilang hanya sebuah narasi dan deskripsi.
atau logaritma dan statistika?
di jaman aku menulis ini.. aku mual.
aku melihat mimpi ku disosial media.
ada wajahku didalam mulut dan terus menerus keluar seolah ia muntah.
aku tidak suka. itu mimpi buruk.
apakah aku akan tenggelam di makan usia
dan menua tanpa bahagia?
bahkan seorang teman saja aku tak punya.
waktu tak berpihak dengan ku. siapa yang peduli? aku hanya sendiri.
dan jangan terlalu percaya diri, aku bukan dewi.
aku kembali..
tapi aku bukan dia
bahkan jika kamu memanggil namaku, aku akan berteriak.
apakah aku depresi?
tidak. aku hanya belum siap
aku ingin terus tertawa
aku ingin terus memandang kawanku menghisap tembakau
dan menertawai ia yang muntah karna minuman.
apakah aku akan hilang dari peradaban 2 tahun kedepan?
bahkan aku takut memulai kehidupan.
bagaimana semua bisa seperti ini.
Hilang hanya sebuah narasi dan deskripsi.
atau logaritma dan statistika?
di jaman aku menulis ini.. aku mual.
aku melihat mimpi ku disosial media.
ada wajahku didalam mulut dan terus menerus keluar seolah ia muntah.
aku tidak suka. itu mimpi buruk.
apakah aku akan tenggelam di makan usia
dan menua tanpa bahagia?
bahkan seorang teman saja aku tak punya.
waktu tak berpihak dengan ku. siapa yang peduli? aku hanya sendiri.
dan jangan terlalu percaya diri, aku bukan dewi.
Komentar
Posting Komentar